Selasa, 10 Agustus 2010

Flex Glow In The Dark Hadir di Virginia Island

Flex Glow In The Dark Hadir di Virginia Island


Variasi Produk baru hadir kembali di Toko kami.
Flex Glow In The Dark Korea. Dengan harga per meter Rp.190.000,-. (Lebar 50 cm)
Untuk pembelian 50 cm Rp.100.000,-



Untuk pemesanan bisa hubungi/ sms : 08176000666.

Sabtu, 17 April 2010

Dengan Grapthec Craft Robo bisa Membuat Sablon sebesar A3

Dengan Grapthec CraftRobo Bisa Membuat Sablon A3

Ini sedikit cara yang Saya gunakan untuk membuat Sablon A3 tetapi menggunakan alat2 A4. Karena keterbatasan alat yang saya miliki, maka dari itu saya menggunakan cara seperti ini. Alat2 yang saya punya hanya printer T-11 dan mesin cutting Grapthec RoboCraft. Yang mana keduanya hanya mampu mencetak diatas kertas A4 atau memotong maksimal lebar 20 cm utk RoboCraft. Pada suatu hari saya menerima order membuat sablon baju digital dgn menggunakan Flex tetapi dia mau besar gambar lebih dari 20 cm. Tepatnya 26 cm Lebar Tinggi 36 cm. Ditambah tulisan kira2 Panjangnya 45 cm.

Ini cara saya gunakan untuk membuat sablon tersebut :

1. Pertama2 Anda harus membuat Mal, Di print Mirror. Menggunakan 2 buah kertas kwarto yang disusun sehingga membentuk gambar sebesar A3. Cara pembuatannya bisa diakalin melalui settingan di printer.
Pertama2 buat ukuran gambar di Illustrator Atau Corel sebesar A3. Lalu waktu di settingan printer, Pilih size kertas A3. Lalu di Tab page layaout centang reduce/ enlarge Document. By Output paper sizenya pilih Letter. Lalu centang Multi-page pilih poster size. Pilih 2X1.
Nanti hasil seperti ini yg didapat.



2. Setelah itu setting gambar di Illustrator untuk dipotong. Rubah dulu jadi Outline. Lalu gambar harus di ungroup dulu supaya nanti bisa kita pisah2 kan dulu sebelum dipotong. Dikarenakan batas potong di RoboCraft hanya 20 cm, maka dari itu harus diakalin dengan cara ini. Lihat di gambar, saya kasih batas biru. Itu batas Grapthec Craft Robo maksimal bisa motong. Jadi, nanti Jurangan2 sekali harus atur gambar tidak boleh lebih dari garis biru tersebut.



3.Setelah selesai dipotong dgn grapthec, Anda harus potong2 lagi yg potongan2 tadi dipindahkan. Dengan menggunakan Masking tape tahan panas. Susun lagi potongan2 dgn dibantu Mal yg sudah dibikin pada langkah pertama tadi. Setelah selesai menyusun sampai rapi, kira2 seperti gambar dibawah ini.



4. Abis itu selesai dah tugas kita. Tinggal press di baju. Ditambah dengan tulisan atas bawahnya. Jadi kelihatan seperti ini. Keren kan. Tidak kelihatan kalo kita tidak punya alat2 sebesar A3. Tetapi kita bisa buat Sablon digital sebesar A3. Ini dibuat di baju XXL Hitam.

Ini tampak jadinya :



Tampak Sablon Kalo Di Zoom :



Semoga bisa membantu menambah kreatifitas Juragan2 sekali dalam menyablon baju secara digital.



Selasa, 09 Maret 2010

Step By Step 3G Jet Opaque

STEP BY STEP 3G JET OPAQUE

Juragan2 sekalian, mohon maaf baru sekarang bisa post step by step 3G Jet Opaque. Kesimpulan : ternyata hasil dari 3G Jet Opaque dengan Coastal Inkjet Opaque hampir sama. Boleh dibilang hampir sama kwalitasnya. Hanya beda pabrik pembuatannya. Kalo 3G Jet Opaque dibuat oleh NEENAH PAPER, sedangkan Coastal Inkjet Opaque dibuat oleh ARTWRIGHT Mfg.

1. Siapkan Design yg akan disablon. Di print diatas kertas 3G Jet Opaque dengan menggunakan tinta Pigment. Gunting gambar yang tidak dibutuhkan. Harus serapi mungkin sehingga waktu dicetak sablon hasilnya bagus.



2. Panaskan dahulu baju yang akan disablon, sehingga tidak lembab. Sablon dapat menempel dengan baik pada kain yang kering. Sehingga menghindari
sablon terkelupas dikemudian hari.



3. Letakkan baju di meja setting. Setting bahan yg mau disablon. Gunakan alat2 seperti penggaris atau apa aja yang bisa memudahkan kita untuk menentukan letak bahan yang mau disablon ditengah2 baju. Setelah mendapatkan setting yang pas ditengah2 kaos, tutupi sablon dengan SILICON SHEET. Lalu strika selama 3 - 5 detik. Ini dilakukan supaya sablon tidak pindah2 tempat lagi pada waktu kita memindahkan baju ke mesin Heat Press.



4. Pindahkan kaos ke mesin Heat Press. Lalu tutupi lagi dengan kertas Silicon Sheet. Lalu press selama 15 detik dengan suhu 177 derajat. Setelah mesin bunyi, angkat baju, tunggu dingin, lalu press sekali lagi dengan suhu yang sama tetapi waktu dikurangi menjadi 10 detik. Selesai.










Senin, 21 Desember 2009

Sedikit TIPS lagi untuk pengguna JPSS n Techni-Print

Ini Sedikit TIPS untuk pengguna JPSS & Techni-Print

Setelah sering mendengar keluhan2 tentang hasil JPSS yg kurang sempurna, berbulu, lengket di kaos kertasnya & tidak konsisten hasilnya (kadang bagus, kadang jelek). Saya disini akan memberikan sedikit TIPS yg saya temukan dikejadian2 tersebut. Karena JPSS ini sangat membutuhkan panas yg tinggi serta stabil utk menghasilkan hasil sablon yg baik.

Sebelumnya saya kasih ciri2 kegagalan yg banyak saya terima dari keluhan para pengguna JPSS :

1. Kertas yg ada tulisan JPSS nya lengket di kaos. Jika Anda mengalami kejadian seperti ini, berarti Anda nge-press kertas transfer JPSS nya sangat kurang panas. Coba naikkan derajatnya lebih tinggi lagi. Kurang lebih 10 - 20 derajat. Lalu liat hasilnya lagi.

2. Kertas JPSS waktu dikelet panas2 berbulu sekali. Jika Anda mengalami kejadian seperti ini berarti panas yg anda setting sudah hampir benar. Naikkan sedikit lagi derajatnya sekitar 1 - 5 derajat. Lalu lihat lagi hasilnya.

3. Hasil yg didapat kadang bagus n kadang jelek. Ini juga pernah saya alami sampai frustasi. Pertama2 coba dgn menunggu 20-30 detik setelah mesin mencapai derajat yg dimau. Ini supaya panasnya lebih merata ke seluruh plat heat press. Kalo ini juga masih belum berhasil (Hasil masih inkonsisten). Satu2nya cara pake Stabiliser. Ini seperti kejadian yg saya alami. Listrik ditempat saya tidak bagus. Kadang2 bisa turun. Kita kadang tidak bisa bilang listrik di tempat kita selalu stabil, karena kestabilan arus listrik sangat dibutuhkan mesin heat press utk menghasilkan panas yg konsisten.

4. Kalo hasil yg didapat sablonnya bagus tapi kaos yg dipress sedikit gosong(rada kekuning2an) berarti derajat yg Bpk dapat sudah benar hanya detik yg Bpk set sedikit kelamaan. Kurangin aja detiknya sedikit demi sedikit sampai dapat hasil kaos tidak gosong lagi. Tapi ini juga ngak bisa terlalu jauh nguranginnya. Kalo sampai beda 5 detik berarti ada yg ngak benar di tekanannya.( Tekananya terlalu kencang sekali). Jadi coba kembalikan detiknya ke semula yg Bpk Dpt, tetapi kali ini tekanannya sedikit dikurangin. (Coba2 aja disekitar lamanya detik dan tekanannya, pasti ketemu deh kalo sudah begini).

Nah, hasil sablon JPSS yg benar memang sedikit berbulu kalo dirasakan dengan tangan. Tapi dalam arti bukan berbulu yg masih terlihat putih2 begitu(kalo ini kurang panas sedikit nge-pressnya). Istilah org Barat namanya Soft Hand. Sedikit Berbulu halus jadi kalo diraba dengan jari kita terasa sedikit kasar. Untuk mengakali hasilnya mau halus kalo diraba dengan jari kita, ini ada sedikit trik yg bisa Anda gunakan. Ambil Teflon Sheet, letakkan diatas sablon yg akan dibuat halus. Ambil strika setting panas ke paling tinggi, biarkan 3 menit supaya panas merata di strikaannya. Lalu strika sablon dengan ditatakin lapisan Teflon sheet tadi. Ngak usah lama2 hanya 30 detik - 1 menit. Dan juga jangan di tekan keras2. Santai aja gosoknya asal merata seluruh sablon. Selesai langsung kelet aja dalam keadaan hangat. Pasti hasil sablon JPSS Anda sekarang terasa halus jika diraba.

Ini sedikit TIPS yg bisa saya berikan supaya Anda2 ada patokan jika mengalami kejadian seperti diatas.

Senin, 28 September 2009

Tips Bagi Pengguna Inkjet Opaque

Ini ada sedikit tips bagi pengguna Inkjet Opaque. Jika menggunakan Inkjet Opaque jangan di press berulang2 jika benar2 tidak perlu. Karena akan mengurangi daya tahan dari sablon tersebut. Saya meneliti bahwa jika kertas Inkjet Opaque dipress berulang2 3-4 kali, akan menjadi getas dan tidak lentur lagi. Sehingga kekuatan cuci yang bisa 20 - 30 kali cuci menjadi hanya sekitar 10 - 15 kali cuci sudah terlihat pecah2 jika ditarik.

Ini juga terjadi jika kita menggunakan strika utk mengaplikasikan Inkjet Opaque. Karena lamanya waktu yg digunakan dgn strika utk mengaplikasikan Inkjet Opaque sekitar 3 - 5 menit, maka dari itu lapisan opaquenya menjadi getas. sehingga daya tahannya hanya bertahan sekitar 10 - 15 kali cuci.

Jadi gimana nih sebaiknya? Yah sebaiknya di press sekali langsung jadi. Inilah yg terbaik, sehingga kelenturan opaquenya masih sangat baik. Sehingga daya tahan cuci bisa maksimal sekitar 20 - 30 kali cuci bahkan bisa lebih kalo kita mencucinya tidak dengan mesin cuci.

Waktu menjemur juga mempengaruhi keawetan dari sablon dengan Inkjet Opaque. Jika Anda menjemur dibawah terik matahari akan lebih cepat rusaknya daripada jika Anda menjemur di tempat yg tidak langsung terkena matahari.

Inilah sedikit lagi Tips2 supaya Sablon dengan Inkjet Opaque bisa lebih awet. Simak terus halaman Blog saya ini, karena akan selalu di update dengan info2 terbaru dari dunia sablon digital dengan menggunakan transfer paper.


Senin, 21 September 2009

JPSS (Jet Pro Soft Stretch) Di Kain Warna Terang

Saya ingin menyablon JPSS (Jet Pro Soft Stretch) di kain warna terang.  Eksperimen ini Saya lakukan karena banyak permintaan dari para pembeli yang bertanya bagaimana hasilnya JPSS kalo diaplikasikan di kaos warna terang selain putih.

Saya sendiri juga ingin tahu bagaimana hasilnya. Karena selama ini Saya pun belum pernah mengaplikasikan JPSS pada bahan berwarna terang selain putih. 

Tunggu hasil eksperimen Saya setelah liburan lebaran. 

Senin, 31 Agustus 2009

Cara mengatur tata letak gambar sablon supaya jangan bergerak

Cara Mengatur Tata Letak Gambar Sablon Supaya Jangan Bergerak
Bagi sebagian Anda yg masih bingung dengan sering berubahnya letak gambar sebelum disablon, ini ada sedikit trik dari Saya. Kadang utk meletakkan gambar kecil2 apalagi harus berlainan tempatnya sangat memusingkan. Seperti Saya ini, Saya tidak suka mengatur tata letak gambar sablon di bawah mesin heat press. Selain Panas, lapisan Lem di Opaque cepet sekali bereaksi lengket kalo terkena panas. Saya yakin Boss2 sekalian pernah mengalami gambar sablonan lengket karena kelipet2. Dan sangat susah utk melepaskan karena sudah lengket sedikit. Apalagi gambar2 yg di trim berbentuk jilatan api yg lebarnya kecil2. Wuihhhh kadang2 bisa rusak gambar karena lengket.
Tenang, ada 1 trik bagus yg saya temukan. Dan ini berkat bantuan Bpk. Maulana. Sewaktu Bpk.Maulana ini ngobrol tentang suka duka di sablon digital,secara tidak sengaja saya menemukan cara ini dari pembicaraan dengan Bpk.Maulana tadi. Terima Kasih Pak atas pengalamannya.
Ini cara sangat mudah, tetapi membutuhkan alat yg namanya strika baju. hehehehehee.
Pertama2 panaskan kaos yang akan disablon. (supaya tidak lembab). Nah setelah itu bawa aja kaosnya ke meja dimana Boss2 mau menyusun gambar di baju. Setelah disusun satu persatu, seumpama tulisan atau gambar kecil2 pisah, Tutup gambar2 tersebut dengan backing paper.
Nah ini dia magicnya. Sehabis tutup gambar2 itu dengan backing paper, Tekan Gambar yg ada Backing papernya itu dengan strika selama 5-10 detik lah, tidak usah terlalu lama. Saya jamin gambar2 itu sudah tidak akan bergerak lagi, karena sudah setengah menempel di Kaos. Mudah kan. LAlu Tinggal bawa aja ke bawah mesin Heat Press, Press deh dgn suhu yg dianjurkan oleh Coastal utk Inkjet Opaquenya. Jadi. deh. Mudah kan.
Kalo untuk kasus yg menggunakan JPSS. Lebih mudah. Pakai aja Masking Tape tahan panas yg telah dipotong2 selebar selotip. Letakkan gambar yg akan disablonkan ke baju. Selotip dengan masking tape. Bawa ke Heat Press, Lalu press deh sesuai suhu JPSS. Selesai kelet panas2 lalu stretch. Jadi deh.
Jadi mulai sekarang, ngak akan ada lagi deh gambar sablon yg miring/ kurang pada tempatnya karena bergerak sewaktu memindahkan baju.
Oh Yah, Hati2 Dalam menempelkan strika pada Sablon. HArus ada Backing Paper/ Dazzle Trans/ Silicon Sheet/ Teflon Sheet diatas Inkjet Opaque. Kalo tidak Gambar bisa nempel pada strika, yg menyebabkan sablon rusak.
Semoga Dapat Membantu.