Jumat, 17 Juli 2009

CARA MENENTUKAN APAKAH TINTA ANDA PIGMENT / BUKAN?

Saya sering mendapat pertanyaan, Apakah tinta printer saya tinta pigment atau bukan?. Printer Pigment yang sudah diinfus hampir sama bentuknya dengan tinta Dye Ink yang diinfus. Perbedaannya hanya warna tinta pigment lebih kental sedikit, tetapi tidak sekental tinta Sublim.

Tapi daripada pusing2 ngeliatin tintanya, mendingan langsung aja kita test. Apakah tinta printer saya layak untuk digunakan dalam Sablon Digital pada kaos. JPSS, Inkjet Opaque, ataupun Iron All For Dark lebih baik digunakan bersama tinta pigment. ( Walaupun ada beberapa pendapat, tinta sublim juga bisa digunakan, tetapi saya belum pernah mencobanya).
Cara mengetesnya adalah pertama2 print sebuah gambar pada sebuah kertas HVS. Full warna kalo bisa. Setelah selesai di print, tunggu tinta kering sebentar. Kira2 10 menit diamkan. Lalu celupkan/ siram kertas HVS yg sudah di print dengan air putih. Nah, kalau tintanya blobor/ luntur, sudah pasti tinta printer anda tidak bisa dipakai untuk Sablon Digital pada kaos. Karena percuma Anda nge-print di kertas JPSS/ Inkjet Opaque / Iron All For Dark dengan menggunakan tinta yang luntur. Hasil sih bagus kalau sebelum dicuci, begitu dicuci, hancur dah hasil sablonan Anda. LUNTUR.

Yah, ini sedikit penjelasan tentang : Apakah tinta printer saya tinta pigment/ bukan?

1 komentar:

  1. Bos, Mohon info. Sekarang sudah banyak tinta "art paper". Untuk digunakan di JPSS/Inkjet Opaque, bisa digunakan atau tidak, Boss?? Bagusan mana dengan menggunakan "tinta Pigment"?? Tolong diulas ya, Boss, biar tidak salah beli tinta...

    BalasHapus